Seharian, aku suntuk. Sudah kurang tidur, yang berakibat pada berputarnya kepala ini, tugasku juga menumpuk.
Belum lagi harus ikut kepanitiaan sebuah acara. Ditambah, sepertinya aku perlu belajar menerima kritik. Baru dikritik orang sedikit, rasanya kepala tambah berat dan alis makin bertaut. Lama-lama nyambung nih, alisku. AAARRGGHHH!! Pengen teriak-teriak. dan benar-benar butuh hiburan.
Akhirnya refreshing dengan jalan-jalan ke blog teman, buka-buka Facebook, lihat video...
Dan sadarlah aku. Aku harus belajar melakukan satu hal, selain belajar menerima kritik:
PAKAI HATI
Segala sesuatu kalau dilakuin pake hati, hasilnya nanti masuk juga ke hati. Tadi pagi buta, aku dan teman-teman harus menempuh UTS fotografi yang dilakukan di Pantai Kenjeran. Berangkat jam 3 pagi dari rumah, padahal momen yang dicari masih bakaln keluar jam setengah 5-an. Gila!
Itu yang pertama kali aku pikirkan. Pakai ngedumel panjang lebar, ngomel kanan kiri. Eh, begitu pegang kamera dan lihat semburat mentari pagi di pinggir laut.... lupa semua. Apalagi kalau ingat-ingat touring 2 angkatan dari kampus ke Pantai. Hehehe... seru juga.
Fotografi adalah salah satu hal yang aku suka. Nyimpen obsesi jadi fotografer sejak beberapa waktu yang lalu, dan momen tadi pagi mengingatkan aku pada obsesi lama itu.
walaupun siangnya pening sih... tapi malam ini aku memutuskan buat belajar menyeimbangkan antara hati dan pikiran... AJA AJA! HWAITING!!